Tekan Angka Golput, Relawan Bersosialisasi Dengan Masyarakat

Berita Madiun - Tekan Angka Golput Relawan Bersosialisasi Dengan Masyarakat. Upaya menekan besarnya pemilik suara tidak menggunakan hak suaranya alias golput pada Pileg 9 April 2014, Tim Relawan Demokrasi Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus gencar melakukan sosialisasi tatacara pencoblosan bagi difabel.

Di hadapan puluhan siswa yang memiliki keterbatasan fiisk di Sekolah Luar Biasa (SLB) Al-hidayah di Kecamatan Mejayan, tim relawan memperagakan bagaimana cara pencoblosan yang sah. Ada empat lembar kertas surat suara dijelaskan, seperti kertas suara untuk DPRD I, DPRD II, DPD, dan DPR RI. "Khusus untuk DPD, surat suaranya berbeda karena langsung tampak gambar calegnya. Sedangkan surat suara lainnya hanya menampilkan nomor dan nama caleg saja," kata Siti Latifah, salah satu anggota Relawan Demokrasi.

Menurut Siti, pelaksanaan sosialisasi dihadapan penyandang cacat ini dalam bentuk suara atau gerak saja. Mengingat, alat peraga atau template khusus bagi penyandang cacat dari KPU belum ada. "Jadi, kami hanya memberi contoh bentuk surat suara yang bakal di coblos nantinya," jelas Siti.

Diungkapkan Siti, untuk wilayah Kabupaten Madiun pelaksanaan sosialisasi sudah berlangsung sejak bulan Desember 2013 lalu. Tim Relawan Demokrasi terdiri dari 25 orang dan melaksanakan sosialisasi di 15 kecamatan di Kabupaten Madiun.

"Tim dibagi tugas masing-masing, ada yang sosilaisasi di tingkat pemilih umum maupun pemilih distabilitas. Khusus distabilitas di sekolah Luar biasa (SLB) rata-rata sudah mempunyai hak pilih, meski jenjang pendidikannya baru SMP maupun SMA. Masuk sekolahnya saja terlambat, Namun demikian umurnya banyak yang sudah dewasa," tandas Siti.

Keterangan dari KPU Kabupaten Madiun, hari pencoblosan bakal membagikan template braille atau alat baca bagi penyandang tunanetra di tiap-tiap TPS. "KPU bakal mendistribusikan sedikitnya 1630 template tiap-tiap TPS dan hanya untuk surat suara DPD saja," ujar Wahyudi, anggota KPU Kabupaten Madiun.

Wahyudi mengungkapkan jumlah difabel untuk tuna netra di kabupaten yang memiliki hak suara sebanyak 151 orang, tuna daksa sebanyak 1.206 orang, tuna rungu sebanyak 269, tuna wicara sebanyak 55 orang, tuna grahita sebanyak 150 orang, dan cacat lainnya sebanyak 195 orang.
Baca berita lainnya : Madiun Putra FC Kalahkan Persis Solo 2-0
»»  read more

Madiun Putra FC Kalahkan Persis Solo 2-0

Berita Madiun - Madiun Putra FC Kalahkan Persis Solo 2-0. Persis Solo harus mengakui keunggulan tuan rumah Madiun Putra FC dengan skor 0-2, di Stadion Wilis, Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh bek Anderson Da Silva dan Agus Riawan, kedua gol lahir di babak kedua. Pelatih Persis Widyantoro melakukan beberapa pergantian pemain. Ainudin Defira dan Yunet ditarik keluar, digantikan Andrid dan Ferryanto. Praktis Persis memainkan skema 4-4-2 dengan menempatkan duet Ferry dan Yanuar.

Perubahan permainan yang dilakukan Persis harus dibayar mahal, pada menit 51, Persis harus tertinggal oleh tuan rumah yang dilesakkan Anderson Da Silva. Tendangan kerasnya menghujam deras ke gawang Persis yang dijaga Johan Setiawan. Kebobolan membuat Persis tampil menekan sporadis.

Pergantian pemain kembali dilakukan Persis. Tinton Suharto dan Yanuar ditarik keluar, digantikan Bayui Nugroho dan Robby Fajar untuk menambah daya serang. Sayang, rapatnya barisan pertahanan Madiun Putra membuat para pemain Persis cukup kesulitan membongkarnya.

Terjadi insiden yang membuat laga harus dihentikan wasit pada menit ke 65, ketika terjadi keributan antar pemain kedua tim. Entah siapa yang memulai, pemain Madiun Putra, Purniawan dan pemain Persis, Dwi Joko terlibat keributan, dan nyaris meluas ke seluruh pemain. Beruntung keributan dapat diredakan dan pertandingan kembali dilanjutkan.

Di sisa waktu pertandingan, Persis Solo melancarkan serangan untuk membalas gol. Persis berupaya membalas gol diantaranya beberapa kali Cirelli melepaskan tembakan jarak jauh, namun masih di luar sasaran. Keasyikan menyerang gawang Persis justru kembali dapat dijebol Madiun Putra. Di waktu injury time pertandingan, tuan rumah Madiun Putra menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat aksi Agus Riawan.
Baca berita lainnya : Mahasiswa Ikip Tewas Terlindas Truk Pasir
»»  read more

Mahasiswa Ikip Tewas Terlindas Truk Pasir

Berita Madiun - Mahasiswa Ikip Tewas Terlindas Truk Pasir. Nasib tragis dialami Ferdian Syah salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Madiun ini meregang nyawa setelah terjatuh dari motor dan tubuhnya terlindas truk dam yang bermuatan pasir.

Kejadian bermula saat korban berboncengan dengan kekasihnya Eais Adiana, warga Desa Magge Maospati mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol AE 2506 ED.

Saat melintas di Jalan Raya Sukomoro-Magetan. Korban hendak menyalip sebuah truk dam bermuatan pasir nopol AE 8821 UN yang disopiri Heri, 38, warga Desa Sumursongo, Karas Magetan. Ketika hendak menyalip dari sisi kiri sepeda motor korban menabrak pembatas jalan. Korban tak menduga ada pembatas jalan dari beton di pinggir jalan yang menghalangi laju motornya alhasil korban terpental kekanan tepat dibawah truk dam dan terlindas sedangkan pacar korban hanya mengalami luka-luka.


Menurut AKP Mujito, kasat Lantas Polres Magetan, mengatakan berdasar hasil olah TKP diduga kecelakaan disebabkan kecerobohan korban. Korban memaksa menyalip dari jalur kiri padahal jalan sempit. ‘’Kalau menyalip harus dari jalur kanan. Itupun harus hati-hati dan waspada. Harus dipastikan dari arah berlawanan tidak ada kendaraan yang melintas,’’ jelasnya.
Baca berita lainnya : Menghajar Orang, Ketua LSM Madiun Di Vonis 3 Hari
»»  read more

Menghajar Orang, Ketua LSM Madiun Di Vonis 3 Hari


Berita Madiun Menghajar Orang, Ketua LSM Madiun Di Vonis 3 Hari. Tri Joko Kuncoro alias Kojex yang merupakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Rakyat Miskin Indonesia (RSMI) Madiun ini harus mendekam dipenjara setelah hakim dalam persidangan kasus penganiayaan yang dilakukan Tri joko terhadap Yoga Isnianto, warga Taman, Kota Madiun, di depan kampus Universitas Islam Indonesia (UII), di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Dari informasi yang kami himpun kasus ini bermula saat keduanya bertemu di area lapangan demangan Madiun. Saat pertemuan tersebut korban Yoga Isnianto ingin menagih uang sisa hasil kerja dalam mengerjakan proyek Rumah Tangga Layak Huni (RTLH) Tahun 2013, sebesar Rp 2 juta. Namun pelaku hanya memberikan sebuah handphone blackberry bekas. Dirasa masih kurang korban mengomel untuk meminta tambahan. Dari perdebatan tersebut pelaku memukuli korban hingga mengalami lebam di bagian sisi kiri perut.

Menurut pengakuan pelaku pemukulan Tri Joko Kuncoro mengaku jengkel erhadap korban karena dinilai terlalu mengumbar suara (banyak omong). Makanya, saat bertemu di depan kampus UUI selatan lapangan Demangan, ia langsung memukul korban. “Saya waktu itu emosi pak hakim. Dia (Yoga) mengumbar suara yang tidak-tidak ke orang lain tuturnya. Dalam hasil persidangan pelaku dihukum selama 3 hari dengan masa percobaan selama 7 hari serta membebankan biaya perkara sebesar seribu rupiah terhadap terdakwa.
Baca berita lainnya : 2 Mantan Kepala Sekolah Di Madiun Menangis Saat Di Tahan
»»  read more

2 Mantan Kepala Sekolah Di Madiun Menangis Saat Di Tahan

Berita Madiun - 2 Mantan Kepala Sekolah Di Madiun Menangis Saat Di Tahan karena kasus korupsi antara lain mantan Kepala SMA Negeri I Kota Madiun Bambang Setyo Budiono, dan mantan Kepala SMA Negeri 5 Retno Susetyowati. Keduanya menangis saat ditahan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun keduanya terlibat kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dana hibah penggunaan dana komite dan Bantuan Khusus Murid (BKM) Tahun 2012. Bambang Setyo Budiono sendiri ditetapkan sebagai tersangka tim penyidik Kejari Madiun dalam kasus dugaan korupsi dana Block Grant Tahun 2012 sebesar Rp 700 juta. Selain itu Bambang juga dijerat penggunaan uang komite sekolah dan dana Bantuan Khusus Murid (BKM) sebesar Rp 259 juta.

Sedangkan Retno Susetyowati, merupakan perkara hasil penyelidikan Polres Madiun Kota dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana Block Grant Tahun 2012 dengan nilai total Rp 890 juta.
Baca berita lainnya :  Pisang Aneh Balerejo Madiun Dengan 7 Tandan
»»  read more
 
Isi Menu 2.1
Isi Menu 2.2
Isi Menu 2.dst
Baca Berita Lewat Facebook Klik Like Aja

Suara Rakyat

Ingin uneg-uneg anda tampil disini atau ada yang ingin disampaikan kepada pemerintahan kota seperti mengenai kondisi jalan rusak... kirimkan uneg uneg anda disini

Roni Hidayat
Riau
saya bAngGa dilahIrkan dl kota madiun,, tepatnya di kec.kebonsari, desa rejosari . keluarga yang seDerhanalah yg membentUk kepRibadianku yang mandiri, sejak 2008 sya meningGal kan madiun, di riau lah diri ini berSandar. . hIngGa kini di tahun 2014 saya sangat rindu keluargaku di dEsa, teman2 dan sanak saudara. dan kuliner madiun yang tidak ada bAndingannya,, BAksoNe pak gInO (ngujor), mie ayam pak kadEr(watu telson)dan pecel e mbah ngatemi. semOga lebAran dEpan dapat cuTi,dan bisa mudik. . amiiIn.

Agung Purnomo
Desa sirapan rt/rw.05/04 kec/kab,madiun
Saya beringinan untuk membuka usaha perternakan dalam bidang perikanan saya ada lahan media tetapi saya kekurangan dana untuk modal usaha saya ini tolong saya dibantu untuk wujudkan usaha ini dengan cairan dana untuk bantuan usaha saya ini,saya ingin berkembang tapi saya cuma bertahan untuk tetap hidup dalam usaha ini walaupun dana mepet dan kekurangan tolong diperhatikan seperti saya ini

Heru Iswantono
Uteran, Kec Geger, Madiun
Mohon untuk pihak yang berwenang menangani masalah pemotongan pohon di wilayah kab madiun ( antara desa Kertosari s/d Uteran ) hendaknya memotong pohon-2 yang sdh tua dan yang menjulang ke arah jalan karena cukup membahayakan bagi pengguna jalan apalagi wktu hujan deras disertai angin kencang. Demikian harapan saya semoga mendapat perhatian, terima kasih.

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun 2012

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun Tahun 2012. Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun mengadakan acara reunian ...

Selanjutnya >>

Toko Bunga Madiun

Toko Bunga Madiun Ita Florist Menyediakan dan melayani pesanan karangan bunga papan untuk Duka cita, Pernikahan,....
Selanjutnya >>

Menikmati Kue Satu Khas Madiun

Kue Satu, siapa yang tidak tahu tentang kue yang satu ini. Kue yang menjadi salah satu makanan khas Madiun....

Selanjutnya >>

Madiun Pecahkan Rekor Muri Dengan 9.217 Nasi Pecel Pincuk

Lintas informasi Madiun, Rekor nasi pecel terbanyak dengan bungkus (pincuk) daun pisang pecah di...
Selanjutnya >>