Ribuan Pesilat PSH Terate Demo Di Madiun

Berita Madiun, Ribuan Pesilat PSH Terate Demo Di Madiun. Beberapa anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate dari berbagai tempat berunjuk rasa dipadepokan SH Terate pusat di Jl. Merak Kota Madiun, Jawa Timur. Beberapa pesilat diantara dari Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, Malang, Sidoarjo serta beberapa daerah Jawa Tengah seperti Purworejo, Magelang, Wonogiri dan Temanggung. Sedangkan yang berasal dari luar pulau Jawa, diantaranya dari Palembang, Sumatra Selatan.

Para pesilat ini berunjuk rasa meminta ketua umum pusat SH Terate H.Tarmadji Boedi Harsono untuk segera mundur dari jabatanya karena tidak sesuai dengan Bab VII pasal 16 AD/ART tahun 1991 PSHT, Musyawarah Besar (Mubes) pergantian pengurus wajib dilaksanakan 5 tahun sekali. Para pesilat juga menambahkan agar segera diadakan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub), untuk mengganti pengurus DKP (Daerah Khusus Pusat) dengan pendekar yang berwatak satria serta membebaskan SH Terate dengan biaya pengesahan warga baru yang dinilainya mahal.
Baca berita lainnya : Mencuri Motor Di Depan Pasar Besar Madiun Dihajar Masa
»»  read more

Mencuri Motor Di Depan Pasar Besar Madiun Dihajar Masa

Berita Madiun - Mencuri Motor Di Depan Pasar Besar Madiun Dihajar Masa. Slamet Ramuji (48) warga Surabaya ini mengalami babak belur dikeroyok massa. Setelah nekat mencuri sepeda motor milik korbannya Suwito(44) warga Tempursari Madiun, sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian tersebut diketahui pemilik kendaraan, karena beberapa menit sebelumnya memarkir sepeda motor di depan Toko Sabar, sebrang jalan Pasar Besar Madiun untuk mengambil pesanan istri.

Pelaku saat dikonfirmasi mengatakan, aksi tersebut nekat dilakukan karena membutuhkan uang untuk biaya mengurus surat cerai dengan istrinya. Karena tidak mempunyai uang, muncul niat jahat bapak dua anak itu untuk mengambil sepeda motor Honda Grand Astrea dengan nomor polisi (Nopol) AE 2102 K. Kepada petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Kartoharjo, pelaku langsung diinterogasi dan dimintai keterangan terkait kronoogis kejadian. Pelaku mengakui baru kali pertama melakukan aksi tersebut.

“Baru sekali ini saya nyuri motor, ya untuk mengurus surat cerai sama istri saya. La karena istri saya sudah nikah lagi, nikah duluan. Saya disini nggak punya tempat tinggal. Saya kesini ya baru kemarin itu,”Ujar pelaku sembari menundukkan kepala,

Sementara itu, korban, Suwito mengungkapkan saat hendak pulang dari mengambil pesanan istrinya, baru mengetahui sepeda motornya sudah dibawa pelaku. Karena korban hafal plat nomor kendaraannya,ia langsung menarik bahu pelaku sembari meminta pertolongan orang disekitar lokasi sambil berteriak maling.

“Saya kan mau ngambil sepeda motor, la kok sudah dinaiki sama dia (pelaku.red). saya lihat plat motornya, sama dengan plat motor saya, kemudian saya tarik dari belakang, terus saya teriaki maling, akhirnya diamuk massa,”Paparnya saat ditemui di Polsek Kartoharjo.

Beruntung dalam insiden tersebut, pelaku dapat diamankan petugas kepolisian dari amukan massa, meski mengalami memar dibagian wajah, serta celana abu-abu yang dikenakan pelaku juga terdapat bercak darah.
Baca berita lainnya : Gadis Pencuri Sepeda Motor Di Magetan Ditangkap.
»»  read more

Gadis Pencuri Sepeda Motor Di Magetan Ditangkap

Berita Magetan - Gadis Pencuri Sepeda Motor Di Magetan Ditangkap. Seorang gadis berusia 17 tahun sebut saja EN, warga Desa Gunungsari, Nglames, Kabupaten Madiun, kemarin digelandang ke Mapolres Magetan, setelah tertangkap basah mencuri sepeda motor. EN ditangkap karena membawa kabur motor milik Diky Prasetyo, warga Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi.

Modus pencurian yang diterapkan warga Gunungsari, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun ini cukup unik. Lantaran usianya masih belia, pelaku memilih sasaran para pelajar. Dengan berpura pura motornya rusak, EK menghentikan laju kendaraan yang dikendarai seorang pelajar, Diky.

EK lantas meminta diantar ke bengkel. Lantaran tak memiliki SIM, korban di suruh duduk di belakang. Setelah sampai di Jalan Gunungan, Kartoharjo, Magetan, pelaku berpura-pura KTP-nya jatuh. Lalu Diky disuruh mengambilkannya. Saat korban mengambil KTP, pelaku langsung tancap gas membawa lari sepeda motor. Namun pelarian EK tidak berlangsung lama karena jejaknya terlacak polisi.

Menurut pengakuannya tersangka sudah dua kali berurusan dengan pihak kepolisian dengan kasus yang sama. Menurut pihak kepolisian Polres Magetan AKP Susilo Budi Santoso menyatakan tersangka sudah diamankan berkat laporan korban dan kesigapan tim buser. Untuk barang bukti sudah kami amankan sebuah sepeda motor Honda beat nopol AE 4743 KW untuk tersangka sendiri terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Baca berita lainnya : Mesum Di Mushola Siswi SMK Digerebek Warga
»»  read more

[Video] Mesum Di Mushola Siswi SMK Digerebek Warga Ngawi

Berita Ngawi Mesum Di Mushola Siswi SMK Digerebek Warga Jogorogo Ngawi tepatnya di Musala Al Musyarifin Dusun Balai Panjang, Desa/Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Gusnjari (19) warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dan pasangannya, SR (17) warga Dusun Ngeleng, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan ini merupakan pasangan muda mudi yang kedapaatan berbuat mesum di dalam Mushola.

Menurut saksi mata Gatot Hadi (45) mengatakan awalnya sekitar pukul 16.00 WIB, kedua pasangan ABG itu masuk ke dalam mushola. Keduanya berpura-pura hendak melaksanakan sholat Ashar. Akan tetapi, saksi curiga karena lelakinya menggunakan celana pendek. Oleh karenanya, saksi langsung mengintai perbuatan keduanya di dalam mushola tersebut.

Beberapa waktu kemudian Gatot mengajak warga untuk menggerebek pasangan mesum ini. Menurut penuturan warga kedua muda mudi ini dalam keadaan setengah telanjang dan posisinya dalam kondisi bertindihan yakni posisi yang cewek di bawah dan yang cowok berada di atas. Oleh warga kedua pelaku asusila ini diikat tali rafia dan dibawa ke Polsek Jogorogo.
video

Menurut puhak kepolisian Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Budi Santosa menyatakan warga menyerahkan kedua pasangan muda mudi ini yang sedang berbuat asusila dan mesum dimushola setempat. Untuk status pelaku pria sudah tidak bersekolah, tetapi yang perempuan masih pelajar SMK di Magetan. Usai pemeriksaan lengkap, keduanya bakal kami jerat pasal 281 KUHP tentang Tindakan Asusila di Tempat Umum dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.
Baca berita lainnya : Seorang Pria Nekat mencuri Tas di RS Dr. Sudono Madiun
»»  read more

Seorang Pria Nekat mencuri Tas di RS Dr. Sudono Madiun

Berita Madiun, Seorang Pria Nekat mencuri Tas di RS Dr. Sudono Madiun. Feri Irawan warga Desa Siraman, Kec. Kesamben, Kab. Blitar. Berhasil ditangkap setelah diteriaki maling. Tersangka kedapatan mencuri tas milik salah satu milik salah satu keluarga pasien di RSUP dr Soedono Kota Madiun.

Kronologis kejadian, pelaku dari Blitar menuju ke Ponorogo dengan tujuan menemui rekannya bernama Slamet menggunakan Vario nopol AG 2894 IJ. Tetapi sesampai di Ponorogo, Slamet sedang menunggu saudaranya yang sedang dirawat di RS dr Soedono Madiun, dan mencari temennya yang dimaksud. Lantaran sudah kehabisan uang muncul keinginan untuk mencuri tas milik keluarga pasien yang ada di depan bangsal RSUP dr Soedono. Namun ulah pelaku ternyata dipergoki oleh si pemilik tas dan menangkap pelaku.

Menurut Polsekta Kartoharjo Madiun Bripka Toni menyatakan tersangka sedang menjalani pemeriksaan. Sedangkan barang bukti berupa tas, dompet, uang tunai dan 1 unit sepeda motor diamankan. Pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pidana pencurian dengan ancaman 5 tahun.
Baca berita lainnya : Walikota Madiun Prihatin Tingkat Kelulusan SMA Dan SMK
»»  read more
 
Isi Menu 2.1
Isi Menu 2.2
Isi Menu 2.dst
Baca Berita Lewat Facebook Klik Like Aja

Suara Rakyat

Ingin uneg-uneg anda tampil disini atau ada yang ingin disampaikan kepada pemerintahan kota seperti mengenai kondisi jalan rusak... kirimkan uneg uneg anda disini

Roni Hidayat
Riau
saya bAngGa dilahIrkan dl kota madiun,, tepatnya di kec.kebonsari, desa rejosari . keluarga yang seDerhanalah yg membentUk kepRibadianku yang mandiri, sejak 2008 sya meningGal kan madiun, di riau lah diri ini berSandar. . hIngGa kini di tahun 2014 saya sangat rindu keluargaku di dEsa, teman2 dan sanak saudara. dan kuliner madiun yang tidak ada bAndingannya,, BAksoNe pak gInO (ngujor), mie ayam pak kadEr(watu telson)dan pecel e mbah ngatemi. semOga lebAran dEpan dapat cuTi,dan bisa mudik. . amiiIn.

Agung Purnomo
Desa sirapan rt/rw.05/04 kec/kab,madiun
Saya beringinan untuk membuka usaha perternakan dalam bidang perikanan saya ada lahan media tetapi saya kekurangan dana untuk modal usaha saya ini tolong saya dibantu untuk wujudkan usaha ini dengan cairan dana untuk bantuan usaha saya ini,saya ingin berkembang tapi saya cuma bertahan untuk tetap hidup dalam usaha ini walaupun dana mepet dan kekurangan tolong diperhatikan seperti saya ini

Heru Iswantono
Uteran, Kec Geger, Madiun
Mohon untuk pihak yang berwenang menangani masalah pemotongan pohon di wilayah kab madiun ( antara desa Kertosari s/d Uteran ) hendaknya memotong pohon-2 yang sdh tua dan yang menjulang ke arah jalan karena cukup membahayakan bagi pengguna jalan apalagi wktu hujan deras disertai angin kencang. Demikian harapan saya semoga mendapat perhatian, terima kasih.

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun 2012

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun Tahun 2012. Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun mengadakan acara reunian ...

Selanjutnya >>

Toko Bunga Madiun

Toko Bunga Madiun Ita Florist Menyediakan dan melayani pesanan karangan bunga papan untuk Duka cita, Pernikahan,....
Selanjutnya >>

Menikmati Kue Satu Khas Madiun

Kue Satu, siapa yang tidak tahu tentang kue yang satu ini. Kue yang menjadi salah satu makanan khas Madiun....

Selanjutnya >>

Madiun Pecahkan Rekor Muri Dengan 9.217 Nasi Pecel Pincuk

Lintas informasi Madiun, Rekor nasi pecel terbanyak dengan bungkus (pincuk) daun pisang pecah di...
Selanjutnya >>