Terpeleset, Warga Munggut Tewas Di Kali Mojopurno Madiun

Berita Madiun - Terpeleset, Warga Munggut Tewas Di Kali Mojopurno Madiun. Diduga terpeleset Marto Mardi (80) warga Jl Teratai, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun ditemukan tewas di Sungai Blender, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa sore 22/4/2014. Korban ditemukan warga dalam posisi kaku kondisi tangan menengadah ke atas.

Menurut penurut pihak kepolisian Kapolsek Wungu AKP Heru Kun menyatakan korban diduga terpeleset saat berada dipinggiran sungai. Tidak ditemukan luka dan tanda penganiayaan ditubuh korban hanya saja korban sudah kaku karena lama didalam air tuturnya.
Baca berita lainnya : Madiun Putra FC Tahan Imbang PSS Sleman
»»  read more

Madiun Putra FC Tahan Imbang PSS Sleman

Berita Madiun - Madiun Putra FC Tahan Imbang PSS Sleman. Pertandingan lanjutan divisi utama yang digelar di stadion Wilis Kota Madiun selasa sore 22 april 2014 antara tim tuan rumah Madiun Putra FC melawan PSS Sleman berakhir imbang tanpa gol. Banyak kemelut didepan gawang antara kedua tim salah satunya Monieaga pemain PSS Sleman mendapat peluang emas setelah lolos dari jebakan off side. Sayang tendangan pemain bernomor punggung 9 yang tinggal berhadap-hadapan dengan penjaga gawang Madiun, tersebut melambung ke atas.

Tim tuan rumah pun tak mau ketinggalan Purniawan lagi-lagi mengancam gawang PSS Sleman setelah mampu lolos dari jebakan off side dan hadangan Waluyo. Tendangannya masih dengan mudah, diamankan oleh Ali Barkah. Sampai peluit tanda usai pertandingan skor tetap kacamata. Dengan hasil imbang ini PSS Sleman menempati peringkat ketiga dengan perolehan empat poin dari dua laga, di bawah PSBK Blitar yang baru saja mempermalukan tuan rumah PSIM Yogya 3-1 di Stadion Mandala Krida.
Baca berita lainnya : Pelaku Pembobol ATM Di Magetan Di Tangkap
»»  read more

Pelaku Pembobol ATM Di Magetan Di Tangkap

Berita Magetan - Pelaku Pembobol ATM Di Magetan Di Tangkap. Supriadi (33) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kabupaten Madin; Sumarji (40) warga Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun; dan Suntoro (34) warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berhasil ditangkap tim buser Polres Magetan. Namun salah satu pelaku berinisial Had yang sudah diketahui identitasnya berhasil lolos dan kini masih buron.

Menurut Kapolres Magetan Ajun Komisaris Besar Riky Haznul, modus pembobolan ATM yang dilakukan kelompok Supriadi ini yakni merusak ATM. Lalu para pelaku menempelkan stiker pengumuman "Maaf !!! Apabila Terjadi Off Line/ Error/ Kartu Tertelan Tidak Keluar, Segeera hubungi Teknisi Kami CS 082245088880" dan memasukkan kartu ATM yang sudah dimodifikasi ke lubang ATM bersama batang korek api. Sebelum aksinya dimulai pelaku berhasil digerebek dan ditangkap tanpa perlawanan. Pihak kepolisian sendiri juga berhasil menyita stiker, gergaji, kartu ATM yang sudah dimodifikasi, ponsel, dan sejumlah kartu perdana.
Baca berita lainnya :  Hadapi Madiun Putra PSS Sleman Siap Curi Poin
»»  read more

Hadapi Madiun Putra PSS Sleman Siap Curi Poin

Berita Madiun - Hadapi Madiun Putra PSS Sleman Siap Curi Poin dalam pertandingan lanjutan Divisi Utama kontra tuan rumah Madiun Putra FC distadion wilis Kota Madiun selasa sore 22 april 2014. Tim besutan Sartono Anwar siap mencuri poin dengan modal mengalahkan Persenga Nganjuk pekan lalu dengan skor 3-0.


Sementar itu pelatih MPFC Wahyudi mengatakan tim besutannya pantang membuang peluang meraih tiga angka di kandang. Sekalipun PSS tim kuat, MPFC wajib meraih tiga poin pada laga perdana di kandang sendiri. Tur Blitar hanya menghasilkan satu poin untuk kami. Nah sekarang di laga perdana kandang menang harga mati,” ucapnya.
Baca berita lainnya : Caleg Di Magetan Minta Kembali Uang Politik Dari Warga
»»  read more

Caleg Di Magetan Minta Kembali Uang Politik Dari Warga

Berita Magetan - Caleg Di Magetan Minta Kembali Uang Politik Dari Warga. Seperti informasi yang kami himpun bahwa salah satu tim sukses calon anggota legislatif Magetan meminta kembali uang politik yang diberikan warga Kecamatan Sukomoro alasannya warga tidak bisa memenuhi target jumlah suara untuk caleg yang mereka dukung tersebut.


Dengan mayoritas kalangan menengah kebawah warga merasa kebingungan guna mengembalikan uang hasil pemberian salah satu tim sukses. Menurut Parto Sadi (80), warga Dusun Tawangrejo, Desa Tambak Mas dirinya diberi uang Rp 50 ribu oleh calon anggota DPRD Magetan dan uang tersebut dia pergunakan untuk membeli obat.

Ia mengungkapkan, uang suap politik itu diberikan oleh Suwaroni pegawai negeri sipil Pemkab Magetan, dan Suwaroni, guru SMK Bonaventura, Magetan. Keduanya, merupakan tim sukses caleg yang juga anak Bupati Magetan.
Baca berita lainnya : Kantor PLN Madiun Terbakar
»»  read more
 
Isi Menu 2.1
Isi Menu 2.2
Isi Menu 2.dst
Baca Berita Lewat Facebook Klik Like Aja

Suara Rakyat

Ingin uneg-uneg anda tampil disini atau ada yang ingin disampaikan kepada pemerintahan kota seperti mengenai kondisi jalan rusak... kirimkan uneg uneg anda disini

Roni Hidayat
Riau
saya bAngGa dilahIrkan dl kota madiun,, tepatnya di kec.kebonsari, desa rejosari . keluarga yang seDerhanalah yg membentUk kepRibadianku yang mandiri, sejak 2008 sya meningGal kan madiun, di riau lah diri ini berSandar. . hIngGa kini di tahun 2014 saya sangat rindu keluargaku di dEsa, teman2 dan sanak saudara. dan kuliner madiun yang tidak ada bAndingannya,, BAksoNe pak gInO (ngujor), mie ayam pak kadEr(watu telson)dan pecel e mbah ngatemi. semOga lebAran dEpan dapat cuTi,dan bisa mudik. . amiiIn.

Agung Purnomo
Desa sirapan rt/rw.05/04 kec/kab,madiun
Saya beringinan untuk membuka usaha perternakan dalam bidang perikanan saya ada lahan media tetapi saya kekurangan dana untuk modal usaha saya ini tolong saya dibantu untuk wujudkan usaha ini dengan cairan dana untuk bantuan usaha saya ini,saya ingin berkembang tapi saya cuma bertahan untuk tetap hidup dalam usaha ini walaupun dana mepet dan kekurangan tolong diperhatikan seperti saya ini

Heru Iswantono
Uteran, Kec Geger, Madiun
Mohon untuk pihak yang berwenang menangani masalah pemotongan pohon di wilayah kab madiun ( antara desa Kertosari s/d Uteran ) hendaknya memotong pohon-2 yang sdh tua dan yang menjulang ke arah jalan karena cukup membahayakan bagi pengguna jalan apalagi wktu hujan deras disertai angin kencang. Demikian harapan saya semoga mendapat perhatian, terima kasih.

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun 2012

Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun Tahun 2012. Reuni Alumni SMKN 3 Madiun/STMN 2 Madiun mengadakan acara reunian ...

Selanjutnya >>

Toko Bunga Madiun

Toko Bunga Madiun Ita Florist Menyediakan dan melayani pesanan karangan bunga papan untuk Duka cita, Pernikahan,....
Selanjutnya >>

Menikmati Kue Satu Khas Madiun

Kue Satu, siapa yang tidak tahu tentang kue yang satu ini. Kue yang menjadi salah satu makanan khas Madiun....

Selanjutnya >>

Madiun Pecahkan Rekor Muri Dengan 9.217 Nasi Pecel Pincuk

Lintas informasi Madiun, Rekor nasi pecel terbanyak dengan bungkus (pincuk) daun pisang pecah di...
Selanjutnya >>